Jumat, 21 Februari 2014

MASIH BUAT LELAKI ITU



Kepada dia lelaki bertahi lalat diatas bibir kiri yang aku kagumi.
Kamu tahu...Betapa mudahnya kamu bisa aku kagumi.
Bukan hanya karena kamu tinggal di kota kelahiranku dan mempunyai tahi lalat yang sama persis dengan mamaku.
Bukan hanya karena kamu punya nama yang sama dengan dua orang yang pernah menempati ruang di hatiku.
Bukan hanya karena kamu memakai frame kacamata yang sama persis dengan frame kacamata kepunyaan ku.
Sekali lagi,,bukan karena semua itu.....
Aku adalah pengagummu yang tidak mengganggumu.
Aku memang selalu ingin tahu segala aktifitas yang kamu lakukan.
Aku memang selalu mengirmkan lagu-lagu yang aku nyanyikan dengan iringan gitar akustik.
Namun,,kamu harus tahu aku pun selalu berdoa agar kita bisa dipertemukan dalam nyata.Bukan hanya dalam maya.
Kamu...Lelaki berbintang capricorn yang selalu meresahkan hatiku.
Mungkin kedengaran nya mengerikan jika aku mengatakan jatuh cinta kepadamu,karena tak sekalipun kita bertemu dalam nyata bukan?
Kamu...lelaki yang terlahir 31 desember 1985.
Tolong terima kado yang sudah aku siapkan saat ultah kamu,Kado yang telah aku bungkus rapi dan hanya terpajang bersama surat yang tak pernah sampai di meja kerjamu.

*Sebuah buku filosofi kopi-Dewi lestari yang tak pernah sampai ditangan mu ini menunggu dengan tenang di atas meja belajar ku bersama kerta surat yang aku harap segera kamu baca.

SURAT UNTUK PAPA



*Untuk laki-laki terbaik dalam hidupku...
Jika orang bertanya siapa laki-laki terbaik dalam hidupku,,pasti aku jawab papa.
Pa...Aku bersyukur di umur yang menginjak hampir 26 tahun ini aku masih punya papa,masih bisa merasakan kasih sayangnya,masih bisa bermanja-manja dengan nya sebagai anak tunggal.
Di saat beberapa teman ku di luar sana tidak bisa merasakan kasih sayang dan perhatian nya,aku masih bisa merasakan nya lebih dari cukup.
Saat beberapa orang di luar sana tidak bisa melihat papanya dan hanya bisa mengingat bayangan kasih sayangnya.Aku merasa paling beruntung karena masih bisa berlama-lama berada didekat papa bersama dengan mama.
**
Aku adalah puteri mu yang paling beruntung punya papa sepertimu.Papa yang tak pernah sekalipun merelakan tangan nya memukul bagian tubuhku sedikitpun maupun sekalipun.
Papa tak pernah membagi cinta kepada orang lain,selain kepada aku dan mama.
Makasih pa,buat pengorbanan dan perjuangan nya untuk tetap menjadikan keluarga kita utuh sampai sekarang.
Makasih pa,sudah menjadikan aku seorang sarjana walaupun aku belum bisa menjadi seperti papa.
Terimakasih buat semua perhatian dan kasih sayang yang papa berikan ke aku dari semenjak aku di lahirkan kedunia ini hingga sekarang.
Semoga aku bisa menemukan lelaki terbaik seperti papa.Lelaki yang paling hebat untukku dan untuk mama.
Semoga dikemudian hari,aku bisa membalas perjuangan yang sudah papa lakukan untuk menjadikan ku seperti saat ini.
Semoga yang papa harapkan dariku pun bisa segera terwujud.
Sekali lagi aku hanya bisa bilang “Terimakasih dan I loph yuuh buat mu lelaki terbaikku”

BABANG POS CINTA NYA AKU



*Untuk bang dausgonia.
Bang aus,,salam kenal..Maaf jika ucapan salam kenalnya terlambat.
Bang,,aku pernah bertanya kepada abang bagaimana rasa nya saling merindukan.Tapi,abang malah tak menjawabnya.Maka,di dalam surat ini aku masih bertanya kepada abang pos cintaku.Bagaimana rasanya saling merindukan?
Bang,beberapa hari lagi menulis surat cinta akan berakhir.Sebagai perempuan yang setiap harinya rutin menulis surat cinta dan mengirimkan nya kepada babang pos.Aku rasa aku akan merindukan abang,merindukan untuk mengirim surat cinta lagi.
Bang...terimakasih karena sudah dengan setia membaca surat ku.Maaf jika surat yang aku tulis terkadang TYPO dan tanda baca aku yang tidak tepat mengganggu penglihatan abang.
Itu saja bang surat cinta yang bisa aku tulis untung babang.Semoga babang berkenan untuk membalas.

*Salam salaman buat babang aus

Jumat, 07 Februari 2014

UNTUK SI TAMPAN YANG PERNAH AKU PACARI



Ada sesal saat aku menatap mata itu.
Mata yang duluh pernah membawa aku mengkhayal terlalu jauh.Mata yang duluh aku harapkan hanya menatap ku saja dalam satu malam.
Kamu terlalu tampan buatku,bukan hanya aku yang sering berkata begitu.Beberapa orang yang berada di sekitarku pun bilang begitu.
Aku pikir ketampanan mu itu bisa membuat aku menjadi perempuan yang paling beruntung dengan membanggakanmu dihadapan teman-teman ku dan perempuan-perempuan yang selalu mengharapkanmu menjadi milik mereka.
Ternyata dugaan ku salah.Ketampanan mu hanyalah musibah.
Tiap hari pikiran-pikiran ku melayang dalam ketakutan.Takut kehilangan mu,takut diduakan olehmu,takut ada yang merebutmu,takut dibohongimu....Dan ketakutan itu membawa diriku senam jantung setiap harinya.
Aku menjadi terlalu posesife.
Aku terlalu kekanak-kanakkan.
Aku tak bisa menjadi dewasa (Itu katamu).
Tanpa kamu tahu,semua yang kamu sebut itu karena kesalahan mu,kenapa kamu harus terlahir menjadi sangat tampan.
Kamu bilang “Apa aa mesti rubah wajah?”
Kamu bilang “Apa aa mesti pake helm terus kalau harus kemana-mana?”
Kamu bilang “Apa aa mesti nulis nama kamu yang besar dijidat aa,biar mereka semua pada tau kalo aa pacar kamu”..
Aku terdiam sesaat.
Aku bilang “Jawaban nya Cuma satu...KITA PUTUS”
Aku bilang “Aku terlalu tertekan untuk terus bersama aa,ketakutan ku menjadi-jadi saat aku harus merelakan aa pergi dengan perempuan lain walaupun itu karena pekerjaan sekalipun”.
Aku bilang “Beratku turun karena aku terbangun di malam hari memikirkan tentang esok,tentang aa yang harus kembali bertugas dan selalu dengan perempuan-perempuan itu”.
Yaa sudahlah..Semua itu sudah masa lalu bagiku.Sekarang kamu sudah bahagia dengan keluarga barumu.Bocah perempuan cantik sudah terlahir menjadi anakmu.
Aku menatap wajahmu untuk terlahir kalinya sambil melirik ke jemari tangan mu yang melinngkar cincin pernikahan mu,pengikat kalau kamu tak bisa dan tak pernah aku miliki lagi.
*Teruntuk pria tampan yang pernah masuk ke dalam hidupku,aku tahu kamu pasti lebih bahagia dibanding duluh bersama aku*

#30HariMenulisSuratCinta #PosCinta #EventMenulis #SuratCinta

SATU NAMA



*Satu Nama
Sebenarnya..Aku tak perlu menulis namanya disini.Tanpa aku sebut pun,mereka yang ada di sekitar ku tahu kalau berkali-kali aku menyukai nama yang sama,tapi dengan orang yang berbeda.
Duluh beberapa tahun yang lalu,aku menyukai laki-laki dengan nama yang sama,Aku menyukai dia sejak pertama masuk Sekolah menengah pertama,namun hingga aku lulus dari sekolah menengah pertama menuju sekolah menengah umum,dia sama sekali tak pernah menyadari itu,padahal aku berada di sekitarnya,melihatnya,dan selalu berpapasan dengan nya setiap jam istirahat maupun jam pulang sekolah.
Kekaguman ku padanya berlarut-larut,hingga aku menuju bangku kuliah.
Dan kemudian aku mulai berpacaran dengan laki-laki yang namanya sama dengan laki-laki yang duluh aku kagumi.Bedanya,laki-laki ini malah tak pernah aku temui di dunia nyata.Entah mengapa aku dengan mudahnya menerima pernyataan cintanya dan menjalin hubungan selama beberapa bulan di dunia maya.
Dan,kenyataan pahit harus aku terima.Seperti di lempar ke jurang yang terlalu dalam,laki-laki yang mempunyai nama yang sama dengan laki-laki yang aku kagumi selama masa-masa duluh pun pergi untuk selama-lamanya dari kehidupan ku.
Cinta maya yang membuat aku merasa di cintai pun hilang dengan keterpurukan ku dan kesedihan ku.Aku tak pernah melihat wajahnya.Namun,aku bisa melihat nama nya yang tertera di batu nisan.
Aku menangis di atas tanah,tempat dia dimakamkan.
Aku hanya melihat foto nya yang terpajang di rumahnya,aku bisa memeluk ibunya namun tak bisa memeluknya.Mungkin saat itu dia melihat ku yang menangis,menyesal karena sampai TUHAN mengambilnya,tak sekalipun aku melihat raganya.
2 Tahun sudah itu berlalu.Aku belum lupa dengan nama itu.
Namun,entah mengapa aku malah bertemu lagi dengan nama itu.Orang yang berbeda dengan nama yang sama.Apa tuhan sedang mempermainkan perasaan ku?
Apa tuhan sedang menisyartkan sesuatu padaku?
Dia dengan nama yang sama hadir kembali di hari-hariku walau dengan jagat maya.
Dia masuk kekehidupan ku,mengisi ruang kosong di hatiku.
Dia terlahir di kota kelahiran ku.
Dia seperti mengajak ku masuk ke dalam cerita hidupnya melalui foto-foto di media sosial.
Dia yang setiap hari menyapa ku di chat Line.
Dia Dia yang bernama Aditya.Entah kenapa harus dengan nama yang sama.Entah kenapa harus Aditya.
Aku kembali digilakan dengan nama itu.Aku pernah kehilangan nya dalam nyata maupun dalam maya.Dan sekarang,apakah aku akan kehilangan nya lagi?


#EventMenulis #30HariMenulisSuratCinta #PosCinta #s


#